Ceritanya
Tank-tank Soviet muncul dari balik pepohonan, dan para pemuda Finlandia sadar mereka bukan cuma lawan dua kekuatan besar, tapi pion di papan catur yang lebih kejam dari yang mereka bayangkan. Perang Dunia II lewat sudut pandang tentara Finlandia yang terjepit antara Nazi di satu sisi dan Soviet di sisi lain. Eero Aho dan Johannes Holopopoulos memerankan dua dari sekelompok prajurit yang harus bertahan di medan beku, sementara persahabatan mereka diuji oleh tembakan mortir dan logistik yang kacau. Tidak ada pahlawan di sini, hanya anak-anak desa yang dipaksa memegang senapan. Mereka bertempur bukan untuk glory, tapi karena tidak punya pilihan lain. Yang bikin perih, mereka tahu perang ini bukan perang mereka, tapi siapa yang peduli ketika peluru sudah melesat dan kawan di sampingmu jatuh tak bergerak?
Kalau suka ini












