Ceritanya
Dia keluar dari penjara setelah bertahun-tahun, bukan sebagai narapidana bebas bersalah, melainkan pria yang pernah membunuh seorang anak. Kini ia jadi pemain organ gereja, jari-jarinya menari di tuts putih sambil mencoba menenggelamkan masa lalu. Di gereja itu, ia menjalin ikatan dengan pendeta dan putranya yang kecil. Tapi kedamaian itu pecah saat ibu korban masa lalunya tiba-tiba muncul, berdiri di bangku belakang dengan tatapan yang tak bisa ia lupakan. Pertemuan itu membuka luka lama, pertanyaan yang tak pernah dijawab, dan satu bisikan yang terus menghantuinya di setiap nada organ yang ia mainkan. Apa kau benar-benar sudah berubah?
Kalau suka ini













