
Ceritanya
Tahun 1919, seorang petani Australia bernama Joshua Connor menyeberangi separuh dunia menuju Turki. Bukan untuk berdagang atau berwisata, melainkan mencari tiga putranya yang hilang sejak Pertempuran Gallipoli. Perang sudah usai, tapi mayat mereka belum ditemukan. Dengan modal nekat dan secuil petunjuk, ia menyusuri medan perang yang sunyi. Di tengah jalan, seorang perwira Turki membantunya, meski terbentur aturan. Seorang wanita pemilik hotel juga membuka pintu dan hatinya. Tapi tanah Gallipoli luas, dan waktu terus berjalan. Sampai kapan seorang ayah bisa terus percaya anak-anaknya masih hidup, saat semua bukti bilang sebaliknya?
Kalau suka ini












