
Ceritanya
Salju membeku di mana-mana, dan perut mereka kosong. Sotnikov dan Rybak, dua partisan Soviet, dikirim mencari makanan untuk kawan-kawan yang menunggu di hutan. Perjalanan yang tampak sederhana itu berubah ketika mereka menemukan domba di rumah seorang kepala desa yang berpihak pada Nazi, dan sebelum sempat kabur, patroli musuh menangkap mereka. Sotnikov memilih diam, menahan siksaan demi prinsip yang dia pegang mati-matian. Rybak, sebaliknya, mulai mencari celah, mencoba bertahan dengan cara apa pun yang dia bisa, bahkan jika itu berarti melangkahi temannya sendiri. Dinginnya sel interogasi, beratnya pilihan, dan dua jalan yang kian menjauh. Satu dari mereka akan keluar hidup-hidup, tapi dengan luka yang tak akan sembuh. Yang jadi pertanyaan, seberapa jauh seseorang rela pergi demi bertahan?
Kalau suka ini












