
Ceritanya
Dua tahun di medan perang, dan yang dibawa pulang Sam bukan medali, tapi monster di dalam kepala. Lily sudah siap dengan sambutan hangat, bukan dengan tatapan kosong yang menyambutnya di pintu. Malam-malam mereka diisi teriakan dari mimpi buruk, pagi-pagi diisi diam yang mencekik. Makin keras Lily mencoba menjangkau Sam, makin dalam Sam tenggelam ke dalam dirinya sendiri. Terapi tidak berhasil, obat tidak mempan, dan tembok di antara mereka kian tebal. Sam tahu ia bukan lagi pria yang dulu dicintai Lily, tapi ia juga tidak tahu cara mengusir perang dari dalam kepalanya. Sementara Lily menahan napas setiap kali Sam bangun di tengah malam, pertanyaan yang mengendap bukan lagi apakah Sam akan sembuh, melainkan apakah mereka masih bisa saling mengenali di pagi hari.
Kalau suka ini











