
Ceritanya
Baghdad terbakar, dan Chum-Chum cuma bocah tunawisma yang tak punya tempat pulang. Ia kabur ke dunia mitologi, mencari cara menghidupkan lagi kedua orang tuanya. Dipandu bayang-bayang Gilgamesh dan Lamassu, ia menempuh jalan yang tak masuk akal bagi anak seusianya. Tapi kota tak pernah diam. Ketika sahabatnya terperosok ke pusaran kekerasan, pilihan Chum-Chum jadi jauh lebih berat dari sekadar mimpi bertemu orang tua. Drama perang arahan Mohamed Al Daradji ini menempatkan Jabbar al Janabi dan Youssef Husham Al-Thahabi di tengah lanskap Irak yang menolak menyerah, walau setiap sudutnya sudah lama remuk. Antara mitos dan peluru, mana yang lebih dulu sampai ke Chum-Chum?
Kalau suka ini












