
Ceritanya
Piano itu dulu miliknya. Sekarang jari-jari Matthew, pianis legendaris yang namanya pernah dipasang di panggung-panggung besar, gemetar setiap kali duduk di depan tuts. Demam panggung yang menggerogoti perlahan, membuatnya hampir menyerah pada karier yang tinggal separuh. Sampai ia bertemu dengan Helen, seorang kritikus musik yang lebih liar dari catatan-catatan review-nya. Helen tidak datang dengan pujian, tapi dengan cara yang bikin Matthew belajar mendengar lagi—bukan suara penonton, tapi suara di dalam kepalanya sendiri. Patrick Stewart dan Katie Holmes memerankan pertemuan dua jiwa yang sama-sama retak, diikat oleh satu nada yang sama. Tapi bisakah seorang kritikus benar-benar menyelamatkan pianis yang hampir kehilangan dirinya sendiri?
Kalau suka ini











