
Ceritanya
Komandan Claus M. Pedersen tahu medan perang tidak pernah hitam putih. Di Afghanistan, dia memimpin pasukan Denmark, dan satu keputusan untuk selamatkan anak buahnya di tengah baku tembak berubah jadi bumerang yang mengancam karier dan kebebasannya. Pulang ke Denmark bukan berarti perang selesai. Claus justru berhadapan dengan pengadilan militer yang mempertanyakan setiap detik pilihan taktisnya. Di rumah, istrinya Maria bergelut sendiri menjaga tiga anak yang mulai kehilangan sosok ayah, antara rindu dan kenyataan bahwa Claus mungkin pulang sebagai terdakwa. Drama perang ini nggak cuma soal ledakan dan tembakan, tapi soal batas tipis antara tugas, moral, dan keluarga yang terancam runtuh karena satu detik di medan tempur.
Kalau suka ini











