
Ceritanya
Dinding kamar itu ditutupi wallpaper kuning pudar. Wanita itu mulai curiga ada sesuatu di baliknya, gerakan samar yang cuma dia lihat sekilas. Suaminya bilang itu efek stres, istirahat cukup, dan semuanya akan baik-baik saja. Tapi semakin lama terperangkap di rumah terpencil itu, semakin jelas suara-suara berbisik dari balik dinding. Apakah kegilaan yang merayap, atau ada sesuatu yang sengaja bersembunyi di sana, menunggu saat tepat untuk keluar? Thriller psikologis garapan K. Pontuti ini perlahan mengencangkan ulir ketegangan lewat tatapan Alexandra Loreth yang mulai pecah. Pertanyaannya, mana yang lebih nyata, wallpaper kuning itu atau ketakutan di kepalanya sendiri?
Kalau suka ini












