
Ceritanya
Di desa paling utara yang dinginnya menusuk tulang, sekelompok remaja Inuit bergulat dengan bayang-bayang yang lebih kelam dari malam kutub. Trauma kolonialisme masih membekas, meninggalkan narkoba, kekerasan, dan angka bunuh remaja yang meroket. Lalu datang seorang guru baru dengan ide yang kedengarannya konyol: lacrosse. Awalnya mereka menolak mentah-mentah. Tapi diam-diam, tongkat dan bola itu mulai terasa seperti senjata melawan rasa sakit yang tak terucapkan. Mereka membentuk Tim Grizzlies, dan perlahan, lapangan berubah jadi tempat perlindungan. Kemenangan bukan soal skor, melainkan soal saling menjaga. Tapi bisakah semangat sekecil itu benar-benar menembus dinginnya sejarah yang membeku?
Kalau suka ini












