
Ceritanya
Darah masih menempel di ingatan Jennifer Hills. Setelah pemerkosaan brutal yang menghancurkan hidupnya, dia coba bangkit dengan identitas baru, kota baru, harapan baru. Tapi sistem hukum ternyata lebih suka ngasih vonis ringan buat pelaku kejahatan seksual. Putusan pengadilan yang mengecewakan itu jadi titik balik. Jennifer sadar keadilan nggak akan datang dari hakim atau jaksa. Dia sendiri yang harus bertindak, dengan cara yang nggak ada di buku hukum. Dendamnya bukan lagi sekadar emosi, tapi sudah jadi misi. Dan kali ini, nggak ada pengadilan yang bisa menghentikan langkahnya. Pertanyaannya, sejauh mana dia rela melangkah sebelum semuanya berakhir?
Kalau suka ini












