
Ceritanya
Dua puluh tahun di rumah sakit jiwa, dan badut sirkus itu masih ingat jalan pulang. Kembali ke mansion terbengkalai yang dulu jadi panggungnya, ia nemuin pemandangan yang bikin senyumnya melebar, sekelompok remaja lagi pesta di sana. Nggak ada yang tahu kalau di loteng masih ada koleksi topeng dan alat peraga lama. Setiap sudut ruangan mulai berubah jadi perangkap, satu per satu anak-anak itu ditarik ke dalam kegelapan. Yang bikin makin mencekam, pintu-pintu dikunci dari luar, dan sinyal ponsel mati total. Siapa sangka pesta musim panas ini bakal berubah jadi perburuan paling sadis seumur hidup mereka.
Kalau suka ini











