
Ceritanya
Tamu tak diundang itu muncul di depan pintu rumah Sardar. Masalahnya, Sardar percaya membunuh tamu di dalam rumah adalah dosa besar. Jadi tamu ini memanfaatkan celah itu, main kucing-kucingan di setiap sudut rumah, sambil terus memicu kekacauan yang bikin kepala Sardar mau meledak. Di tengah aksi kejar-kejaran kocak ini, dendam lama antar keluarga ikut meletup, apalagi soal tradisi yang keras kepala. Sementara itu, ada cinta yang tumbuh diam-diam, membuat garis pertarungan makin buram. Semua serba salah, semua berebut benar. Siapa yang bakal menang saat tradisi ketemu akal licik, dan hati justru pilih pihak yang salah?
Kalau suka ini












