
Ceritanya
Panggung kosong, satu kursi, dan seorang pria dengan gitar. Itu semua yang dibutuhkan Loudon Wainwright III untuk membuka lemari memorinya. Dalam pertunjukan intim ini, ia bukan cuma bernyanyi, tapi juga bercerita soal ayahnya yang sudah tiada. Lewat lagu-lagu orisinal dan anekdot personal yang kadang lucu, kadang pedih, Loudon merangkai hubungan rumit antara dua generasi. Ia mengakui rasa kehilangan, cinta yang canggung, dan warisan keluarga yang terus bergema. Setiap nada seakan jadi jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan panggung malam itu. Tapi yang bikin penasaran, apakah seorang anak bisa benar-benar memahami ayahnya hanya lewat lagu?
Kalau suka ini












