
Ceritanya
Koper masih di sudut ruangan. Sudah tiga hari sejak mantan kekasihnya bilang bakal ambil, tapi sampai sekarang tak ada kabar. Wanita itu duduk diam di sofa, menatap kosong ke pintu yang tak kunjung terbuka, sementara anjingnya mondar-mandir bingung, mencoba mengerti kenapa tuannya terus menangis. Ia sadar ini bukan soal koper, ini soal sisa harapan yang ia peluk erat meski tahu sudah waktunya lepas. Di luar jendela, hujan turun pelan, seolah ikut merayakan kepergian yang tak pernah diucapkan secara resmi. Tapi kenapa ia masih menunggu, padahal jawabannya sudah jelas dari awal?
Kalau suka ini












