Ceritanya
Lyudmila Pavlichenko, mahasiswi biasa, tiba-tiba jadi sniper paling ditakuti Jerman. Ratusan nyawa di ujung pelurunya, dan musuh mulai memburunya balik. Di tengah medan perang yang brutal, ia menemukan cinta, tapi perang tak pernah memberinya ruang untuk bahagia. Terluka dan kehilangan segalanya, Lyudmila dikirim ke Amerika Serikat. Di sana, ia bertemu Eleanor Roosevelt dan mendapat kesempatan langka: berdiri di hadapan dunia, bicara soal perang yang merenggut segalanya. Yuliya Peresild memerankan Lyudmila dengan garang sekaligus rentan, menjadikan drama biografi perang ini terasa personal dan menghancurkan. Tapi, apa yang bisa dilakukan satu perempuan dan satu suaranya melawan badai perang yang tak berujung?
Kalau suka ini













