
Ceritanya
Dari jalanan Tennessee ke panggung-panggung megah, suara Bessie Smith menembus segala batas. Perempuan ini bukan cuma penyanyi, dia adalah badai yang menolak dibungkam. Di era 1920-an, ketika warna kulit masih jadi tembok tebal, Bessie memaksa dunia mendengarkannya. Rasisme menghadang di setiap sudut, cinta datang dan pergi dengan cara yang menyakitkan, sementara industri musik mencoba menjinakkan kegarangannya. Queen Latifah menghidupkan sosoknya dengan kekuatan yang sulit dilupakan. Ada luka di balik setiap nada yang dia lantunkan, ada perjuangan di balik setiap panggung yang dia taklukkan. Bessie mengubah sejarah musik, tapi siapa yang benar-benar mengenal perempuan di balik sorotan lampu itu? Dan berapa banyak yang harus dia korbankan untuk tetap bertahan?
Kalau suka ini












