
Ceritanya
Perang pecah di Pasifik Selatan, musuh bukan dari bumi. Sekelompok marinir AS yang baru direkrut langsung dikirim ke garis depan, tanpa latihan cukup, tanpa tahu apa yang menunggu. Jesse Richardson memerankan salah satu prajurit yang harus bertahan di tengah invasi alien yang brutal. Medan perangnya hutan tropis, tapi yang mereka hadapi bukan gerilyawan biasa. Amunisi terbatas, komunikasi terputus, dan satu per satu rekan mulai tumbang. Ellen Williams dan Michael Thomson melengkapi barisan yang mencoba bertahan hidup lebih dari sekadar menang. Tapi ketika musuh bisa membaca setiap gerakan, apakah strategi manusia masih ada artinya?
Kalau suka ini












