
Ceritanya
Mobil ringsek, asap masih mengepul. Tessa sadar sebagai satu-satunya yang selamat dari kecelakaan maut itu, sementara Skylar, kekasihnya, tiada. Tapi di malam-malam sepinya, sesuatu mulai terjadi. Lampu berkedip tanpa sebab, ponselnya menerima pesan teks tanpa nomor, dan sosok samar melintas di ujung lorong rumahnya. Tessa yakin itu bukan kebetulan. Skylar mencoba menjangkau dia dari alam sana. Namun semakin Tessa mendekati tanda-tanda itu, semakin kabur batas antara kenyataan dan harapan. Orang tuanya khawatir, psikiaternya bilang ini trauma. Tapi bagaimana menjelaskan suara napas yang dia dengar setiap pukul tiga pagi? Apakah cinta benar-benar bisa menembus batas kematian, atau ini semua hanya cara pikirannya untuk bertahan dari kehilangan yang terlalu berat?
Kalau suka ini












