
Ceritanya
Lampu di lantai 14 padam jam 10 malam. Lantai 8 padam jam 10 lewat lima menit. Se-jin mencatat semuanya dari balik tirai jendelanya, kebiasaan mengintip yang udah jadi rutinitas diam-diam. Polanya selalu sama: lampu mati, lalu penghuninya ditemukan tebes keesokan harinya. Polisi bilang kecelakaan, tetangga bilang sial beruntun. Tapi Se-jin nggak percaya. Makin dalam dia menyelidiki, makin aneh koneksi antar apartemen itu, dan makin dekat juga ancamannya ke pintunya sendiri. Thriller psikologis Korea 2006 ini pelan-pelan bikin kamu curiga sama setiap suara di lorong. Siapa yang mengendalikan lampu itu, dan kenapa semua korban tinggal di lantai yang sama?
Kalau suka ini











