
Ceritanya
Dua bersaudara, Haruki dan Ryota, mewarisi pemandian umum kecil di kota kelahiran mereka. Haruki, arsitek muda yang karirnya mentok, sudah membayangkan apartemen mewah di atas lahan itu. Tapi Ryota bersikeras mempertahankannya sebagai penghormatan untuk ayah mereka yang baru meninggal. Konflik pecah, dan bukan cuma soal uang. Setiap sudut pemandian itu ternyata nyangkut ke kenangan masa kecil yang mereka pendam. Ryota sibuk merawat tangki kayu yang mulai bocor, sementara Haruki mondar-mandir dengan cetak biru di tangan. Di tengah tekanan keuangan dan hubungan yang merenggang, mereka harus memutuskan mana yang lebih penting. Pertanyaannya, apakah pemandian tua itu bisa jadi jembatan, bukan tembok, di antara mereka.
Kalau suka ini












