
Ceritanya
Natal 1944, dan salju di Ardennes belum juga merah oleh darah. Letnan Robert Cappa memimpin peleton Divisi Infanteri ke-2, diperintahkan bertahan di persimpangan jalan vital yang bakal jadi penentu Front Barat. Jerman melancarkan serangan terakhir mereka, gelombang demi gelombang pasukan Nazi menghantam posisi yang kian menipis. Ini pertempuran yang kelak dikenal sebagai Battle of the Bulge, dan Cappa tahu anak buahnya bukan cuma butuh amunisi, mereka butuh alasan untuk tetap percaya. Di antara deru artileri dan teriakan di kejauhan, iman jadi senjata terakhir yang tersisa. Tom Berenger hadir sebagai sosok yang menambah bobot drama perang ini. Siapakah yang akan bertahan ketika mimpi buruk itu benar-benar datang?
Kalau suka ini












