
Ceritanya
Gagal ujian masuk universitas dan baru saja dicampakkan pacar. Yuki Hirano, pemuda kota yang nggak punya rencana cadangan, tiba-tiba mendaftar program pelatihan kehutanan di pedesaan. Bayangannya kerja di alam terbuka, santai, pemandangan hijau. Kenyataannya? Kapalan, pegal seluruh badan, dan harus bangun subuh. Bosnya, seorang pria paruh baya dengan tatapan setajam gergaji mesin, nggak kenal ampun. Setiap hari Yuki dijejali instruksi keras, kadang absurd, sambil berusaha keras jangan sampai pingsan di tengah hutan. Tapi diam-diam, di sela-sela keringat dan kekacauan, ia mulai lihat sesuatu yang selama ini ia lewatkan. Pertanyaan yang menggelitik: apa yang lebih menantang, ujian masuk universitas atau bertahan hidup di tengah pohon pinus?
Kalau suka ini












