
Ceritanya
Rumah ini bukan rumah. Ini labirin, dan Maya baru sadar setelah pintu depan terkunci rapat dari luar. Dia seorang diri, hanya ditemani suara langkah kaki di lantai atas yang seharusnya kosong. Setiap lorong yang dia lalui berujung ke ruangan yang sama, tapi dengan isi yang berbeda. Cermin di dinding tidak memantulkan wajahnya, melainkan adegan masa kecil yang dia benci. Saat Maya mencoba logika, rumah itu malah merespon dengan teror yang lebih personal. Ada pola di balik kekacauan ini, dan dia yakin jawabannya ada di ruang bawah tanah yang gelap. Tapi kenapa setiap kali dia membuka pintu itu, dia malah kembali ke titik awal dengan waktu yang sudah melompat tiga jam ke depan?
Kalau suka ini












