
Ceritanya
Pantai Venice yang ramai, lampu neon, dan bau asin jadi latar seorang seniman yang frustasi dengan hidupnya. Sampai dia bertemu Liz, gadis bebas yang penuh warna, kayak percikan cat di kanvas kosong. Kisah mereka terangkum dalam empat musim. Ada panasnya gairah di musim panas, dinginnya pertengkaran di musim gugur, lalu harapan tipis di musim semi. Tapi apakah perbedaan mereka terlalu besar untuk dipertahankan? Atau justru benturan itulah yang bikin hubungan mereka jadi semacam seni yang indah dan aneh?
Kalau suka ini












