
Ceritanya
Perang 1967 merenggut segalanya dari Tarek, bocah 11 tahun yang harus tinggal di kamp pengungsi Yordania bersama ibunya. Ayahnya hilang di tengah konflik, dan Tarek mulai muak dengan tembok pembatas yang mengekang hari-harinya. Diam-diam, dia bergabung dengan sekelompok pejuang yang berbagi mimpi pulang ke tanah asal, sesuatu yang membuat ibunya cemas setengah mati. Tapi Tarek bukan bocah yang gampang diatur. Lewat petualangan kecil di kamp, dia menemukan cara sendiri buat melawan rasa kehilangan. Semangatnya yang liar justru menular ke orang-orang dewasa di sekitarnya, termasuk mereka yang sudah lama menyerah pada harapan. Di tengah hiruk pikuk politik dan luka masa lalu, Tarek diam-diam belajar bahwa kebebasan nggak selalu soal senjata atau perbatasan. Tapi apa jadinya kalau obsesinya malah membahayakan ibunya sendiri?
Kalau suka ini











