
Ceritanya
Sebuah lapangan rugby di pedalaman Australia, tempat anak-anak Aborigin berlari dan bermimpi. Tapi dokumenter ini bukan sekadar tentang olahraga. Melalui sudut pandang Muddy, seorang pemuda yang tumbuh di komunitas terpencil, kita diajak melihat bagaimana rugby jadi lebih dari permainan, jadi cara untuk melawan prasangka dan membuktikan harga diri. Muriel O'Loughlin dan Martha Penny, dua tetua di desa, diam-diam menyimpan luka masa lalu yang nyambung langsung dengan perjuangan generasi muda ini. Antara tradisi yang mulai luntur dan tekanan dunia luar, mereka semua bertahan dengan cara masing-masing. Yang bikin penasaran, di tengah semua kebanggaan dan air mata, apakah lapangan hijau itu benar-benar bisa menyatukan mereka yang sudah lama tercerai-berai?
Kalau suka ini












