
Ceritanya
Perang datang tanpa aba-aba, merobek kedamaian tiga sahabat di Armenia. Pavel Priluchnyy, Hrant Tokhatyan, dan Mikhail Tarabukin memerankan mereka yang terpaksa meninggalkan rumah, keluarga, dan mimpi demi garis depan. Di medan perang, persahabatan yang dulu kokoh mulai retak. Setiap ledakan dan setiap tembakan membawa konflik batin yang makin dalam, menguji batas loyalitas dan naluri bertahan hidup. Mereka berjuang bukan hanya melawan musuh, tapi juga melawan bayang-bayang diri sendiri. Yang ditinggalkan di rumah terasa makin jauh, sementara pulang terasa seperti mimpi yang tak pasti. Pertanyaan menggantung di udara: apakah ada jalan kembali setelah semua yang mereka korbankan?
Kalau suka ini











