
Ceritanya
Sepeda hijau itu bukan sekadar mainan. Buat Wadjda, gadis kecil di Riyadh yang hidup di bawah aturan ketat, sepeda adalah tiket balapan melawan sahabatnya, Abdullah. Sayangnya, di lingkungannya, perempuan naik sepeda dianggap melanggar norma, bahkan ibunya sendiri menolak membelikan. Tapi Wadjda bukan tipe yang gampang menyerah. Ia mulai berjualan gelang buatan tangan di sekolah, lalu nekat ikut kompetisi hafalan Quran demi hadiah uang, semua dilakukan sembunyi-sembunyi dan penuh akal. Lewat tingkahnya yang cerdas dan polos, film drama komedi arahan Haifaa Al-Mansour ini memperlihatkan perlawanan halus seorang anak terhadap dunia yang membatasi geraknya. Reem Abdullah tampil meyakinkan sebagai ibu yang terombang-ambing antara tradisi dan kasih sayang. Wadjda terus mengumpulkan rupiah demi rupiah, tapi akankah sepeda impiannya benar-benar jadi miliknya sebelum semuanya terlambat?
Kalau suka ini












