
Ceritanya
Telepon berdering di tengah malam, dan hidup Seong-kyu langsung jungkir balik. Anaknya diculik, suara di seberang sana menuntut uang tebusan, dan polisi cuma bisa gigit jari karena pelaku selalu menghindari pelacakan. Seong-kyu, seorang presenter berita kondang, harus berhadapan dengan birokrasi yang lambat dan rasa bersalah yang menggerogoti. Dia tahu setiap detik berharga, tapi semua petunjuk mentok di jalan buntu. Investigasi berjalan pelan, sementara suara penculik itu terus menghantuinya lewat sambungan telepon. Seong-kyu mulai curiga, mungkin pelakunya bukan orang asing, mungkin dia mengenal suara itu dari suatu tempat. Siapa di balik semua ini, dan kenapa tebusan tak kunjung mengembalikan anaknya?
Kalau suka ini











