
Ceritanya
Martin cuma remaja biasa di Mexico, tapi refleksnya di bawah mistar gawang bikin orang ternganga. Masalahnya, cara dia melihat dunia dianggap aneh oleh banyak orang, dan itu cukup buat dia kena bullying serta ditolak di mana-mana. Impiannya jelas, jadi kiper profesional, tapi jalan ke sana berliku. Untung ada teman-teman lingkungan yang sama eksentriknya, mereka bantu Martin menghadapi kerasnya sepak bola dan kerasnya manusia. Danilo Guardiola memerankan Martin dalam drama sport ini. Setiap penolakan justru bikin tekadnya makin tajam. Pertanyaannya, sampai kapan dia harus membuktikan bahwa cara pandangnya bukan kelemahan?
Kalau suka ini












