Ceritanya
Ji-na dan Sang-min sudah lupa kapan terakhir kali mereka ngobrol tanpa berteriak. Pertengkaran jadi bahasa cinta mereka, kata-kata pedas jadi sarapan pagi. Padahal dulu pernah janji setia, tapi sikap dingin Sang-min perlahan mengubah Ji-na jadi perempuan yang gampang meledak. Begitu mereka sepakat berpisah, perang psikologis itu naik kelas jadi baku hantam beneran. Bukan cuma piring terbang, tinju juga ikut melayang. Komedi romantis Korea 2007 ini memperlihatkan dua orang yang lebih jago saling menghancurkan daripada saling mencintai. Siapa yang bakal jatuh pertama—bukan karena cinta, tapi karena kelelahan bertengkar?
Kalau suka ini













