
Ceritanya
Yuki lebih nyaman dengan kuas dan kanvasnya. Gadis pemalu anggota klub seni itu diam-diam jatuh hati pada seseorang yang sudah punya pacar. Di kelas yang sama, Kou menyimpan perasaan untuk Yuki, tapi tak pernah berani mengungkapkannya. Mereka berbagi ruang, berbagi jam pelajaran, bahkan berbagi meja di kantin, tapi tak satu pun tahu isi hati yang lain. Dengan nuansa sekolah yang lengang dan coretan cat air yang mengiringi keseharian, cinta segitiga ini berjalan tanpa ada yang berani mengambil langkah. Yuki terlalu sibuk memandangi cintanya yang mustahil, sementara Kou hanya bisa menatap dari kejauhan. Apakah Yuki akan sadar kalau Kou diam-diam menunggunya, atau dia akan terus larut dalam perasaan sepihak yang tak kunjung usai?
Kalau suka ini











