
Ceritanya
Jin (6) dan Bin (3) dikasih celengan babi plastik. Itu satu-satunya pegangan setelah ibu mereka pergi cari ayah yang hilang. Kedua kakak beradik ini tinggal bersama bibi yang jarang di rumah, lalu mereka mulai kerja keras ngumpulin koin, dari bersihin rumah sampai jual jangkrik panggang di pinggir jalan. Setiap hari mereka naik ke bukit dekat rumah, duduk, dan menatap jalan setapak yang sama. Menunggu. Siapa sangka celengan itu bukan sekadar tabungan, tapi satu-satunya alasan buat terus percaya bahwa ibu bakal balik. Tapi pertanyaannya, apakah menunggu setia itu cukup waktu ibu memilih diam saja?
Kalau suka ini











