
Ceritanya
Ayah Tommy meninggal mendadak, dan pabrik suku cadang mobil yang diwariskan padanya hampir bangkrut. Masalahnya, Tommy itu pria besar yang kikuk, polos, dan kurang cerdas. Satu-satunya yang bisa bantu dia cuma Richard, seorang akuntan sinis yang muak sama tingkah Tommy. Mereka berdua harus keliling negeri pakai mobil butut, berusaha jualan suku cadang ke pelanggan lama ayah Tommy. Tapi setiap kali Tommy buka mulut atau ngelakuin sesuatu, yang ada malah bencana. Richard frustrasi setengah mati, sementara Tommy tetap optimis dengan caranya yang konyol. Di tengah perjalanan yang penuh kekacauan, mereka sadar mungkin yang dibutuhkan bukan menjual barang, tapi sesuatu yang nggak pernah Tommy bayangkan.
Kalau suka ini












