
Ceritanya
Setiap hari pil merah diminum, emosi ditekan, dan kontak fisik antar manusia adalah pelanggaran hukum. THX 1138 menjalani rutinitas steril itu tanpa bertanya, sampai rekan serumahnya LUH 3417 mulai menyuntikkan gagasan lain ke kepalanya. Pelan-pelan kepatuhan butanya retak, kesadaran tumbuh, dan dunia putih tanpa warna itu terasa seperti penjara. Robert Duvall sebagai THX harus memilih antara tetap menjadi mesin patuh atau nekat kabur ke luar sistem yang tidak pernah ia kenal. Tapi apakah benar ada jalan keluar, atau itu hanya ilusi lain yang dipasang negara totaliter untuk menangkap pembangkang?
Kalau suka ini












