
Ceritanya
Leonardo benci bayang-bayang ibunya yang terlalu protektif, dia tunanetra tapi bukan berarti nggak bisa apa-apa. Pertukaran pelajar ke luar negeri jadi tiket kaburnya, satu-satunya cara buat merasakan mandiri. Tapi semua rencana itu goyah waktu Gabriel, siswa baru pindahan, duduk di bangku sebelahnya di kelas. Diam-diam ada sesuatu yang tumbuh di antara mereka, sentuhan kecil di koridor, tawa bareng di jam istirahat, perasaan yang nggak pernah Leonardo duga sebelumnya. Sahabatnya sendiri mulai cemburu, ibunya makin keras melarang, dan Gabriel punya rahasia yang belum selesai. Antara kebebasan yang sudah di depan mata dan perasaan baru yang tiba-tiba hadir, Leonardo harus memilih. Mana yang lebih berani, pergi atau tinggal?
Kalau suka ini












