
Ceritanya
Tinju di Auschwitz. Bukan sekadar olahraga, tapi taruhan nyawa. Harry Haft, seorang tahanan kamp konsentrasi Nazi, dipaksa bertarung setiap hari untuk bertahan hidup. Lawannya sesama tahanan, penontonnya para serdadu SS yang bertaruh siapa yang mati duluan. Setelah perang usai, Harry selamat secara fisik tapi jiwanya hancur. Dia berusaha membangun hidup baru di Amerika, tapi bayang-bayang kamp terus menghantuinya. Yang dia cari bukan ketenaran atau uang, melainkan cinta sejati yang dulu dia tinggalkan. Tapi bagaimana cara seorang pria yang tangannya berlumur darah pertarungan mematikan itu meyakinkan dirinya bahwa dia pantas dicintai lagi? Satu-satunya cara mungkin dengan naik ring lagi, kali ini sebagai manusia bebas.
Kalau suka ini












