
Ceritanya
Hilang tanpa jejak. Putra satu-satunya Han Kyung-bae, pembawa berita ternama, lenyap begitu saja dan hidupnya langsung jungkir balik. Sang penculik menghubungi istrinya, minta tebusan seratus ribu dolar, polisi turun dengan tim terbaik tapi pelaku selalu selangkah lebih depan. Dia mainkan psikologi korban dan aparat, instruksi yang dikirim makin kacau dan membingungkan. Setiap langkah penyelidikan terasa seperti jebakan, setiap petunjuk bisa jadi umpan. Han Kyung-bae dan istrinya terjebak antara percaya pada polisi atau patuh pada penculik yang terus mendikte. Waktu terus berjalan, dan anak itu belum juga ditemukan. Apakah semua instruksi aneh ini bagian dari permainan yang lebih besar atau memang hanya cara penculik mengulur waktu?
Kalau suka ini











