
Ceritanya
Prancis abad ke-18, dan seorang gadis dipaksa mengucapkan sumpah biara. Padahal hatinya menolak, setiap kata yang keluar dari mulutnya terasa seperti belati. Di balik tembok batu itu, ia berhadapan dengan tiga pemimpin biara yang membawa penderitaan berbeda. Ada yang memberi kasih sayang palsu, ada yang menyiksa dengan keji, dan satu lagi menyembunyikan hasrat terlarang di balik jubah suci. Suzanne, nama gadis itu, perlahan sadar tembok ini bukan pelindung, melainkan penjara yang punya aturan sendiri. Ia bergulat antara iman yang diajarkan dan kenyataan busuk di sekelilingnya. Ketika penderitaan makin tak tertahankan, pertanyaan paling mendasar muncul—apakah kesucian benar-benar jalan keluar, atau justru jebakan yang menghancurkannya perlahan?
Kalau suka ini












