
Ceritanya
Tiga tahun sejak murid kesayangannya lenyap tanpa jejak, dan hidup Dr. Samantha Rand masih berantakan. Profesor antropologi itu baru mulai bisa bernapas lega ketika sebuah paket aneh tiba di teras rumahnya. Isinya artefak paranormal yang langsung mengirim sinyal peringatan di kepalanya. Bersama sang istri, Samantha mulai membuka pintu ke dimensi lain yang selama ini cuma ada di teori kuliahnya. Makin dalam mereka menyelidiki, makin nyata teror yang mengintai dari balik celah realitas. Bukan cuma kewarasannya yang dipertaruhkan, tapi nasib dunia yang mulai retak di setiap sudut. Antara kabur dari mimpi buruk ini atau tetap bertahan mencari muridnya, mana yang lebih masuk akal kalau teror itu sendiri tidak punya wajah?
Kalau suka ini












