Ceritanya
Blake frustrasi berat. Cowok seusianya di kampus, menurut dia, nggak punya inisiatif, nggak romantis, dan terlalu cuek. Putus asa, dia ambil keputusan radikal: tinggalin konsep pacaran biasa, mulai jalin hubungan transaksional dengan pria lebih tua yang tajir. Imbalannya? Hadiah mewah, traktiran mahal, kebebasan finansial yang selama ini dia impikan. Tapi diam-diam, di balik setiap belanja dan janji manis, ada kehampaan yang menggelitik. Apakah harga yang dia bayar setimpal? Atau jangan-jangan dia cuma buta, dan cinta yang dia cari itu sebenernya ada di depan mata?
Kalau suka ini













