
Ceritanya
Dua juta orang tewas antara 1975 dan 1979 di Kamboja. Rithy Panh, sutradara yang selamat dari kekejaman Khmer Rouge, mencoba merangkai kembali memori yang hilang lewat figur tanah liat yang penuh simbol. Rekaman arsip propaganda yang menghantui beradu dengan narasi yang menggugah, membentuk potongan-potongan ingatan yang selama ini disembunyikan rezim. Dia tak punya gambar dari masa itu, yang ada cuma bayangan dalam kepala dan trauma yang mengendap puluhan tahun. Lewat diorama miniatur yang dibuat dengan telaten, Panh membangun kembali apa yang tak pernah terekam kamera, sebuah upaya melawan pelupaan yang sistematis. Tapi apakah seni bisa benar-benar menggantikan apa yang hilang? Atau justru di situlah kejujuran sejarah itu bersemayam?
Kalau suka ini












