
Ceritanya
Bayangkan dikasih waktu 45 hari buat jatuh cinta, atau kamu berubah jadi binatang. Itulah taruhan yang dihadapi David di dunia dystopian yang mengerikan ini, di mana status lajang adalah kejahatan dengan hukuman metamorfosis. David punya target spesifik: jadi lobster, karena hewan itu bisa hidup lama dan dia suka laut. Tapi begitu kabur ke hutan, dia nemu sekelompok pemberontak yang punya aturan cinta justru sebaliknya, berpasangan dilarang dan ciuman dihukum. Di tengah kekacauan absurd antara hotel lajang dan hutan bebas, David malah beneran jatuh cinta. Masalahnya, di dunia yang benci kesendirian dan di dunia yang benci kebersamaan, cinta itu cuma jadi ancaman baru. Apa yang lebih absurd, dipaksa punya pasangan atau dipaksa tidak punya siapa-siapa?
Kalau suka ini












