
Ceritanya
Kesedihan Sousuke Aoyama begitu pekat sampai ia hampir menyerah pada semuanya. Sampai suatu hari, di sebuah galeri kecil yang nyaris ia lewatkan, ia menemukan lukisan cuci tinta yang diam-diam berbicara padanya. Goresan hitam di atas kertas putih itu terasa seperti teriakan yang selama ini ia tahan. Sousuke lalu bertemu dengan seorang pelukis tua misterius yang setuju mengajarinya, tapi dengan syarat aneh: ia harus melukis satu hal yang sama setiap hari selama setahun penuh. Di studio sempit yang penuh bau tinta, Sousuke mulai belajar bahwa setiap garis punya bobot, setiap tetes tinta punya cerita. Tapi saat ia mulai menemukan ritmenya, masa lalu yang ia kira sudah terkubur justru kembali mengetuk pintu. Apakah seni benar-benar bisa menyembuhkan luka yang bahkan ia sendiri tak berani lihat?
Kalau suka ini












