
Ceritanya
Kotak musik antik itu bukan mainan. Seorang wanita sekarat membukanya dan mendapati iblis di dalamnya menawarkan kesepakatan. Enam nyawa tak bersalah sebagai ganti kesembuhannya. Dia setuju, mungkin karena nggak punya pilihan lain, mungkin karena takut mati. Tapi setiap korban yang jatuh justru menariknya lebih dalam ke dalam lingkaran kutukan yang dirancang untuk menjeratnya. Bukan tubuhnya yang pulih, melainkan kekuatan iblis itu yang bertambah. Di titik tertentu dia sadar: dia bukan sedang menyelamatkan diri, dia sedang menjadi bagian dari permainan yang sudah diatur dari awal. Siapa sangka kesepakatan dengan iblis tidak pernah punya klausul keluar?
Kalau suka ini












