
Ceritanya
Jumat, Januari 1945. Letnan Kolonel Henry Mucci mendapat tugas yang hampir mustahil. Batalyon Ranger ke-6 harus menembus 30 mil garis musuh untuk menjangkau kamp Cabanatuan. Di sana, 500 tawanan perang Amerika menunggu, sekarat perlahan karena kelaparan dan penyakit. Waktu semakin sempit, pasukan Jepang bergerak, dan setiap jam keterlambatan berarti nyawa. Mucci dan anak buahnya, termasuk Letnan Robert Prince dan Kolonel John Dolan, tahu ini misi bunuh diri. Mereka tidak punya peta akurat, perlengkapan minim, dan jumlah kalah telak. Tapi perintah sudah jelas: bawa mereka pulang, hidup atau mati. Yang jadi soal, berapa banyak yang akan selamat saat senja tiba di Cabanatuan?
Kalau suka ini












