
Ceritanya
Tiga manusia, tiga dunia yang saling asing. Satu ketegangan yang sama, mencari jati diri di tengah transformasi yang tak pernah berhenti. Mereka lahir setelah 1989, setelah semua revolusi usai. Yang satu mungkin bergulat dengan ingatan keluarga yang tercerai berai. Yang lain mencoba memahami arti rumah di tanah yang bukan miliknya. Satunya lagi diam-diam merakit ulang masa lalu dari potongan foto dan surat yang hampir luntur. Mereka terhubung bukan oleh nasib, melainkan oleh pertanyaan yang sama yang tak kunjung terjawab. Apa artinya menjadi "ada" ketika semua peta lama sudah dirobek?