
Ceritanya
Jack McKee punya segalanya, rumah mewah, jabatan, dan hati yang beku terhadap pasiennya. Sampai suatu hari tenggorokannya terasa ganjil, dan hasil lab bilang itu kanker. Dokter bedah sukses itu tiba-tiba jadi nomor kamar, jadi objek yang dibicarakan di lorong rumah sakit, bukan subjek yang memberi perintah. Ia merasakan sendiri bagaimana rasanya ditunggu berjam-jam, dijawab dingin, dan dianggap cuma organ yang perlu dipotong. Elizabeth Perkins jadi perawat yang coba mengingatkannya bahwa pasien bukan sekadar kasus. Dari balik gaun rumah sakit, Jack mulai lihat apa yang selama ini ia abaikan. Pertanyaan yang menganga di tenggorokannya bukan soal selamat atau tidak, tapi apakah ia pernah benar-benar jadi dokter.
Kalau suka ini












