
Ceritanya
Rumahnya diserbu. Bukan mimpi buruk, tapi kenyataan yang harus dihadapi James, agen DEA yang masih dirundung trauma setelah misi sebelumnya berantakan. Sekelompok narapidana berbahaya pimpinan kriminal kejam datang ke rumahnya, bukan untuk membunuhnya, tapi demi harta tersembunyi yang katanya ada di properti itu. Masalahnya, James nggak tahu apa-apa soal harta itu. Istrinya dan anak perempuannya ada di lantai atas, sementara para penjahat bersenjata lengkap sudah menguasai pintu masuk. Dengan PTSD yang bikin refleksnya kacau dan ingatan soal pertarungan masa lalu yang terus menghantuinya, James harus bertahan dengan senjata seadanya dan insting yang tersisa. Setiap sudut rumah bisa jadi perangkap. Setiap suara langkah kaki bisa berarti akhir. Pertarungan thriller aksi ini bukan cuma soal bertahan, tapi soal apakah seorang pria yang hancur mentalnya masih bisa melindungi keluarganya.
Kalau suka ini












